Tentang Festival HAM

Tentang Festival Hak Asasi Manusia

Festival Hak Asasi Manusia merupakan acara tahunan yang diinisiasi oleh International NGO Forum on Indonesia Development (INFID). Pada tahun 2014 di Jakarta, INFID bersama NGO yang lain, menyelenggarakan Konferensi Kabupaten/Kota HAM.

Konferensi ini merupakan bagian dari kampanye pelaksanaan human rights cities di Indonesia sebagai konsep untuk mendorong peran aktif pemerintah daerah untuk turut serta memikul tanggung jawab hak asasi manusia. Konferensi tersebut dimaksudkan sebagai ruang berbagi antar pemangku kepentingan untuk mendiskusikan, bertukar praktik terbaik dan inovasi dalam pemajuan dan pemenuhan hak asasi manusia di tingkat daerah.

Dalam perkembangannya, konferensi tersebut kemudian menjadi acara tahunan yang melibatkan juga pemerintah daerah sebagai penyelenggara.

Sejak tahun 2016, atas permintaan Kabupaten Bojonegoro sebagai penyelenggara saat itu, konferensi Kabupaten/Kota HAM kemudian berubah format menjadi Festival HAM yang menggabungkan acara konferensi dan pentas budaya.

 

Penamaan dan format Festival HAM tersebut selanjutnya diikuti oleh Kabupaten Jember di tahun 2019, Kota Banjarmasin di tahun 2020, dan di tahun 2021 ini diikuti oleh Kota Semarang sebagai tuan rumah.

Tentang Festival HAM 2021

Festival HAM 2021 akan dilaksanakan Secara Daring & Luring pada tanggal 16-19 November 2021 dengan tema “Bergerak Bersama Memperkuat Kebinekaan, Inklusi dan Resiliensi”. Tahun ini, Festival HAM diselenggarakan oleh Komnas HAM RI, INFID, Kantor Staf Presiden, dan Pemerintah Kota Semarang serta Seluruh Lembaga pendukung lainnya.

Makna Logo

Warak Ngendog merupakan hewan imajiner yang mengandung arti filosofis mendalam. Warak Ngendog sering disebut merupakan akulturasi/persatuan dari berbagai golongan etnis di Semarang yaitu etnis Cina, etnis Arab dan etnis Jawa.

 

Perpaduan golongan tersebut digambarkan dalam bentuk sebagai berikut:

  • Kepalanya menyerupai kepala Naga khas kebudayaan dari etnis Cina
  • Tubuhnya berbentuk layaknya Unta khas kebudayaan dari etnis Arab
  • Keempat kakinya menyerupai kaki Kambing khas kebudayaan dari etnis Jawa

 

Bentuk logo yang menyerupai huruf H yang terkenal dengan Plat Kota Semarang. Untuk Huruf H terdapat corak Batik yang menunjukan budaya khas Indonesia, yaitu Batik dengan corak warna warni yang menunjukan keberagaman Indonesia.

Diselenggarakan Oleh

Didukung Oleh

Follow Kami

Hak Cipta © 2021 | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia