Lompat ke konten

Tentang Festival HAM 2024

logo2-01

Festival HAM di tahun 2024 memasuki penyelenggaraan satu dekade atau 10 tahun penyelenggaraan. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat esensi dari pelaksanaan Festival HAM bagi pemangku kewajiban (duty bearer) maupun pemangku hak (right holder). Sebagai pemangku kewajiban, para pimpinan daerah perlu lebih banyak diberikan ruang dalam bertukar ide dan pengalaman baik dalam praktek HAM khususnya dengan pimpinan daerah lain dan peluang kolaborasi bersama mitra kunci lainnya. Sementara sebagai pemangku hak, masyarakat dan komponen kelompok/komunitas sipil juga perlu diberikan pemahaman substansi HAM yang tidak saja berbasis elit namun juga HAM sehari-hari.

Tema pelaksanaan Festival HAM 2024 mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi Indonesia hari ini yaitu “Memajukan Demokrasi, Pemenuhan HAM, Dan Penguatan Partisipasi Masyarakat Dari Daerah Hingga Nasional”. Pada sisi Demokrasi dan pemenuhan HAM, dengan adanya pergantian presiden dan perangkat pemerintahnya dapat memiliki dampak signifikan terhadap prioritas dan pendekatan terhadap bidang Demokrasi dan HAM yang beririsan. Pelaksanaan Festival HAM 2024 perlu mampu menghasilkan tema dan kegiatan yang relevan menjawab persoalan HAM yang sesuai konteks untuk tetap menjadi fokus dan atensi bersama kepada pemerintah pusat maupun daerah. Sedangkan pada sisi penguatan partisipasi masyarakat dari daerah hingga nasional merupakan konteks lokal Kota Bitung. Penyelenggaraan Festival HAM 2024 perlu lebih mengakomodasi kebutuhan masyarakat setempat dalam mengekspresikan nilai-nilai dan tujuan diri pada ruang-ruang ekspresi HAM. Keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, dan lembaga internasional, diperlukan untuk memastikan bahwa Festival HAM tetap menjadi motor penggerak bagi perubahan positif dalam perlindungan dan pemajuan HAM di Indonesia.